Pembuatan aplikasi multimedia tugas ke 3

A.Perangkat lunak

Perangkat lunak multimedia adalah komponen-komponen dalam data processing system, berupa program-program untuk mengintrol bekerjanya system multimedia. Perangkat lunak ini digologkan menjadi tiga bagian, yaitu bahasa pemrograman multimedia, perangkat lunak system multimedia dan perangkat lunak aplikasi multimedia.

 

Perangkat Lunak Sistem (System Software)

Perangkat ini terdiri dari system operasi (operating system) misalnya DOS (Disc Operating System), Windowa 95/98/ME, Windows XP, Windows Vista, UNIX, Linux dan Mac OS. Perangkat lunak lainnya adalah aplikasi utilitas (utility application) seperti aplikasi anti virus.

 

Perangkat Lunak Aplikasi Multimedia

Perangkat lunak aplikasi multimedia merupakan aplikasi-aplikasi yang dirancang oleh personal atau organisasi untuk user yang bergerak dalam bidang multimedia spesifik seperti grafik 2D, modeling, animasi, sound editing, video editing dan sebagainya.

 

B.Video streaming

 

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini sangatlahpesat. Kebutuhan fasilitas pendidikan yang sangat vital, seperti Lab. bahasamenuntut dunia teknologi informasi dan komunikasi untuk membuat suatu sistemaudio video conference yang dapat memberikan konstribusi dalam penyelesaian masalah tersebut. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem yang mendukung pembelajaran tersebut dengan tujuan untuk mempermudah sistem audio video conference dengan jumlah kelas (partisipan) yang ditentukan. Dalam Tugas Akhir ini dilakukan perancangan dan pembuatan aplikasi serta analisis sistem audio video conference melalui jaringan computer Local Area Network (LAN). Aplikasi audio video conference ini mempunyai fasilitas dapat mengirimkan dan menerima audio dan video sehingga memungkinkan pengawas dan partisipan atau partisipan dan partisipan dapat saling bertatap muka dan berkomunikasi suara secara langsung. Sistem audio video conference yang dirancang ini menggunakan TAV Component . Agar aplikasi yang dibuat untuk audio video conference ini dapat diterima ke host yang dituju dengan tepat maka perlu adanya alamat tujuan dan nomor port aplikasi yang ditentukan. Standar H.323 mendasari komunikasi multimedia yang meliputi audio, video dan data melalui jaringan yang berbasis IP (Internet Protocol), termasuk jaringan internet. H.323 distandarkan oleh ITU (International Telecommunication Union) memberikan standar untuk komunikasi multimedia pada jaringan LAN (Local Area Network) yang tidak menjamin kualitas layanannya (QOS). Sistem komunikasi yang digunakan adalah multicast dimana host yang terhubung yang mendapatkan paket data. Protokol yang digunakan untuk mengirim dan menerima data adalah RTP (Realtime Transport Protocol) yang merupakan protokol standar untuk pengiriman data secara waktu nyata (realtime).Selain itu juga digunakan protokol transport, yaitu TCP dan UDP serta pemanfaatan socket barkeley sehingga aplikasi dapat beroperasi dengan mudah. Secara umum kualitas suara dan gambar yang dihasilkan pada komunikasi Video conference pada LAN, adalah cukup baik ketika jumlah client yang
terhubung adalah sebanyak 2 client. Penggunan jenis webcam sangat mempengaruhi hasil perview yang ditampilkan oleh sistem sehingga akan berpengaruh pula pada tampilan dari sisi penerima.

C.VOIP

VoIP yang disebut juga internet telephony merupakan teknologi yang menawarkan solusi teleponi melalui jaringan paket (IP Network). Teknologi menyimpang dari kelaziman tetapi menjanjikan suatu kelebihan, sehingga banyak pihak yang ikut melibatkan diri.
VoIP mereduksi biaya mereduksi biaya percakapan sampai 60%. Sebagai contoh, tarif percakapan lewat telepon kabel di Amerika Serikat Rp 6.000/menit atau US$ 66 sen, sementara tarif VoIP hanya Rp 1.300/menit atau sekitar  US$ 14 sen. Selain Reduksi biaya, VoIP juga menyederhanakan sistem, memudahkan OAM dan mendukung aplikasi multimedia.
Contoh sederhana implementasi jaringan VoIP menggunakan produk DSG Technologies Inc. Produknya terdiri dari Gateway (IP2000), SOHO Gateway (IPStar) dan IP Phone (Interphone).
Layanan yang diberikan adalah phone to phone dengan konfigurasi seperti Gambar 2.
InterPhone dapat langsung dihubungkan ke jalur internet ataupun melalui IP PBX atau router. Sedangkan IPStar sebagai media yang menghubungkan telepon biasa dengan jalur internet. Gateway IP2000 dapat menghubungkan 32 jalur telepon analog atau sampai 96 jalur digital E1. Untuk penggunaan sebagai ITSP, IP2000 dilengkapi dengan billing system.
Tiap perangkat DSG memiliki ID tersendiri, sehingga perangkat satu dengan yang lain dapat saling berhubungan. Kelemahan produk DSG ini adalah tidak kompatibel dengan standar H.323, sehingga hanya dapat berhubungan dengan produk sejenis. Produk DSG telah dipakai di 20 negara dengan jumlah gateway lebih dari 50. Jaringan internet yang dipakai berupa publik internet atau intranet, sedangkan koneksi melalui Interconnectivity Provider belum tersedia.

 

VoIP berkembang karena adanya persaingan yang bebas dan dukungan pemerintah, setidaknya inilah yang terjadi di Amerika. Monopoli perusahaan besar dihindari (misalnya monopoli AT&T diakhiri pada tahun 1984) dan pengawasan ketat pada persaingan yang sehat (misalnya saat dua internet backbone service provider terbesar, MCI dan WorldCom merger pada tahun 1998, pemerintah tetap berusaha agar tidak ada perusahaan yang mendominasi dengan mewajibkan internet backbone mereka dipakai oleh perusahaan kompetitor).

Persaingan menyebabkan setiap perusahaan berusaha menghasilkan inovasi/produk baru. Karena adanya resiko investasi, pemerintah AS turut membantu dengan mengurangi pajak guna membantu inovasi dan memacu potensial market dengan mensupport perusahaan pengembang teknologi (The National Institute for Standards and Technology, National Institues of Health, National Oceanic and Atmospheric Administration, dan the National Science Foundation).

FCC sebagai salah satu lembaga yang berkompeten mengusulkan traditional charge pada layanan yang secara langsung bersaing dengan traditional company. FCC membedakan layanan voice melalui komputer (enhanced service yang dianggap tidak masuk dalam access charges dan regulasi lain) atau voice melalui handset telpon standar yang mendial melalui gateway IP (dianggap sebagai telepone tradisional dengan long-distance access charges).

Perkembangan VoIP dipengaruhi faktor ekonomi, regulasi dan teknologi. Regulasi pemerintah sering sekali menjadi interferensi. Pemerintah mencoba me-micromanage kompetisi yang semakin besar dan terlalu kompleks dengan powerfull financial interest. Sementara industri telkom semakin less regulated dan persaingan semakin bebas. Birokrasi, kecemasan dan social justice dianggap sebagai faktor yang memperlambat proses.

Di Indonesia, Pemerintah (dalam hal ini Dirjen Postel) menganggap penyelenggara VOIP mengganggu operator resmi. Pelarangan dilakukan dengan cara penggerebekan meskipun dasar hukumnya tidak kuat. Alasan pelarangan hanya menyangkut soal izin serta tidak adanya standardisasi penggunaan peralatan yang harus dikeluarkan Dirjen Postel. Di sisi lain, sanksi yang dikenakan juga masih terlalu ringan dibanding keuntungan yang diperoleh.

Menurut Ir. Suryatin Setiawan Direktur divisi Penelitian dan Pengembangan PT Telkom, VoIP baru bermasalah jika perusahaan penyedianya sudah bertindak sebagai operator. Suhono Supangat, Multimedia Signal Processing and Communication Research Group ITB menjelaskan bahwa pelarangan VoIP tanpa cyberlaw akan membatasi pengembangan aplikasi berbasis IP pada public network.serta menghambat pembuatan jaringan baru yang mendukung beragam komunikasi multimedia yang merupakan basis teknologi massa depan.  Indosat juga mempertimbangkan VoIP untuk SLInya, namun terikat ketentuan dalam KM 37/1999 yakni Indosat harus membayar biaya interkoneksi kepada PT Telkom Rp 1.350/menit atau sama dengan US$ 15,5 sen. Peralihan ke teknologi VoIP tidak akan efektif kecuali ketentuan tersebut diubah.

D.Video VOIP

Voice over internet protokol atau VoIP adalah hal yang sangat populer di internet saat ini. VOIP adalah bagaimana Anda dapat menggunakan koneksi internet Anda sebagai Saluran telepon Anda. Itu membuat memiliki saluran telepon konvensional yang tidak perlu. Tidak hanya dapat suara Anda ditransmisikan melalui internet, sehingga dapat Anda gambar. Panggilan video telah bersama kami untuk sementara waktu. Namun, seperti setiap teknologi baru itu digunakan untuk menjadi sangat mahal. Saat ini dengan berbagai layanan online gratis dan sangat murah, Anda juga dapat membuat panggilan penyiaran gambar Anda dan melihat orang yang Anda berbicara kepada semua secara real time.

Telepon Video VoIP beroperasi seperti telepon biasa, kecuali mereka memiliki layar LED yang memungkinkan Anda untuk melihat orang yang Anda ajak bicara. Sebelum bagian video ditambahkan, sebuah IP Phone adalah seperti ponsel lain kecuali bukannya memiliki RJ-11 yang normal connecter telepon; itu dilengkapi dengan RJ-45 Ethernet connecter. Telepon Video VoIP beroperasi dalam cara yang sama. Mereka hanya plug ke modem dan koneksi internet Anda digunakan untuk berkomunikasi dengan penelepon lainnya.

Hooking up Phone Video VoIP adalah relatif sederhana. Menggunakan mereka dapat menjadi rumit tergantung pada fitur yang Anda peroleh dengan telepon Anda. Seperti yang telah disebutkan, mereka datang dalam semua jenis dan rentang harga dengan fitur yang berbeda. Ketika memilih penyedia memastikan bahwa mereka memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut tentang perusahaan yang menawarkan VOIP silahkan kunjungi Telepon Video VOIP.

E.ENCODER

Encoder adalah rangkaian yang berfungsi untuk mengkodekan data input menjadi data bilangan dengan format tertentu. Encoder dalam rangkaian digital adalah rangkaian kombinasi gerbang digital yang memiliki input banyak dalam bentuk line input dan memiliki output sedikit dalam format bilangan biner. Encoder akan mengkodekan setiap jalur input yang aktif menjadi kode bilangan biner. Dalam teori digital banyak ditemukan istilah Encoder seperti “Desimal to BCD Encoder” yang berarti rangkaian digital yang berfungsi untuk mengkodekan line input dengan jumlah line input desimal (0-9) menjadi kode bilangan biner 4 bit BCD (Binary Coded Decimal). Atau “8 line to 3 lineEncoder” yang berarti rangkaian Encoder dengan input 8 line dan output 3 line (3 bit BCD).

F.MPEG2/MPEG4

MPEG-4 adalah metode mendefinisikan kompresi data digital audio dan visual (AV). Saat itu diperkenalkan pada akhir tahun 1998 dan ditetapkan sebagai standar untuk sekelompok audio dan video coding format dan teknologi yang berhubungan disepakati oleh ISO / IEC Moving Picture Experts Group (MPEG) (ISO / IEC JTC1/SC29/WG11) di bawah standar resmi ISO / IEC 14496 – Coding benda audio visual. Penggunaan MPEG-4 meliputi kompresi data AV untuk web (media streaming) dan distribusi CD, suara (telepon, videophone) dan aplikasi siaran televisi.

MPEG – 4 menyediakan serangkaian teknologi bagi pengembang , untuk berbagai layanan penyedia dan pengguna akhir :

MPEG – 4 memungkinkan perangkat lunak dan perangkat keras pengembang yang berbeda untuk menciptakan objek multimedia memiliki kemampuan yang lebih baik dari kemampuan beradaptasi dan fleksibilitas untuk meningkatkan kualitas layanan tersebut dan teknologi televisi digital , animasi grafis , World Wide Web dan ekstensi mereka .

Penyedia jaringan data dapat menggunakan MPEG – 4 untuk transparansi data. Dengan bantuan prosedur standar , MPEG – 4 data dapat diinterpretasikan dan berubah menjadi jenis sinyal lain yang kompatibel dengan jaringan yang tersedia .The format MPEG-4 menyediakan pengguna akhir dengan berbagai interaksi dengan berbagai objek animasi .Standar Digital Rights Management sinyal , atau dikenal di masyarakat sebagai MPEG Manajemen Kekayaan Intelektual dan Perlindungan ( IPMP ) .

The format MPEG-4 dapat melakukan berbagai fungsi , di antaranya mungkin berikut : Multiplexes dan sinkronisasi data, terkait dengan objek media , sedemikian rupa sehingga mereka dapat secara efisien diangkut lanjut melalui saluran jaringan .Interaksi dengan adegan audio visual , yang dibentuk pada sisi penerima .

http://www.elektroindonesia.com/elektro/komp35a.html

http://lib.uin-malang.ac.id/?mod=th_detail&id=04550066

http://melek-multimedia.blogspot.com/2012/12/perangkat-lunak-multimedia.html

http://inuboa.wordpress.com/2013/04/25/video-voip/

http://rd-hiiro.blogspot.com/2013/09/pengertian-encoder-dan-decoder.html

http://en.wikipedia.org/wiki/MPEG-4

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s